Kepala Bapenda Sulsel Puji UPT Barru

BARRU— UPT Pendapatan Wilayah Barru kembali melakukan sosialisasi pajak daerah kepada warga Kabupaten Barru, Kamis (29/11) di Gedung Bola Soba’e.

Kepala Bapenda Sulsel Tautoto TR M.Si hadir membawakan materi pajak daerah sekaligus membuka acara tersebut.

Menurutnya. wajib pajak harus membayar pajak tepat waktu karena pajak tersebut digunakan untuk membangun daerah.

Selain mendorong warga untuk membayar secara tepat waktu. Tautoto juga memuji kinerja UPT Pendapatan Wilayah Barru dibawah Kendali Yustiaty Yusuf bersama seluruh stafnya karena pencapaian target pajaknya cukup tinggi.

“Capaian hingga hari ini UPT Pendapatan Wilayah Barru sangat menggembirakan karena pajak kendaraan bermotor(PKB) saja ditarget Rp 15.921. 302. 000, sudah berhasil merealisasikan 91,52 persen. Untuk target harian PKB saja sudah mencapai Rp 14. 571. 203. 808. Sehingga hanya tersisa 8,48 persen atau Rp 1.358. 098. 192,” kata Tautoto.

Kasat Lantas Polres Barru AKP Ade Elisia dan Perwakilan Jasa Raharja, Reza Septiandi, juga menjadi narasumber dalam sosialisasi yang dipandu Kepala UPT Pendapatan Wilayah Barru Yustiaty Yusuf tersebut.

Ia menjelaskan, pajak yang dikelola Provinsi Sulsel berbeda dengan pajak yang dikelola kabupaten/kota. Pajak yang dikelola provinsi adalah Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB), Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB), Pajak Air Permukaan, dan Pajak Rokok.

Sementara pajak yang dikelola kabupaten/kota adalah pajak hotel, pajak restoran, pajak hiburan, pajak reklame, pajak penerangan jalan, pajak mineral bukan logam dan batuan, pajak parkir, pajak air tanah, pajak sarang burung wallet, pajak bumi dan bangunan perdesaan dan perkotaan, serta bea perolehan hak atas tanah dan bangunan.

Ia menambahkan, tahun ini target PKB Bapenda Sulsel sebesar Rp 1.217.660.785.000 yang telah tercapai sebesar Rp 961.211.082.646 hingga 30 Oktober 2018 atau sekitar 78,93 persen.

Dari lima pajak tersebut, Bapenda Sulsel ditargetpak pajak sebesar Rp 3.554.137.285.000 yang telah dicapai sebesar Rp 2.779.369.108.623 atau 78,20 persen.(*)