Bapenda Sulsel Raker 2 Hari, Tentukan Target 2019

MAKASSAR – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Sulsel menggelar rapat kerja daerah untuk membahas pencapaian kegiatahun tahun 2018 dan menyusun rencana kerja tahun 2019.

Rapat dibuka Kepala Bapenda Sulsel Tautoto TR dan dihadiri Sekretaris Bapenda Sulsel Kemal Redindo Syahrul Putra, Kepala Bidang PAD Darmayani Mansyur, Kepala Bidang Perencanaan dan Pendapatan Reza Faizal Saleh, Kepala Bidang Teknologi dan Sistem Informasi Adhita  Sandhya Dharma, dan Kepala Bidang Pembinaan dan Pengawasan Masbit Taufiek.

Sebanyak 25 kepala unit pelaksana teknis (UPT) pendapatan wilayah bapenda yang berasal dari seluruh Sulsel juga hadir dalam pertemuan yang berlangsung selama dua hari, 3-4 Desember 2018 ini.

Dalam sambutannya, Toto, sapaan kepala bapenda, mengajak seluruh ASN Bapenda Sulsel hijrah atau berubah ke arah yang lebih baik pada tahun 2019.

Di lantai dua Lotus Ballroom Four Points by Sheraton Makassar, Senin (3/12/2018), kepala bapenda juga mengajak pegawai meningkatkan kedisipilinan dan kinerja dan meningkatkan pelayanan kepada wajib pajak dalam mendukung pemerintahan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah dan Andi Sudirman.

Menurutnya, kedisiplinan dan kinerja pegawai harus dijaga bahkan ditingkatkan meskipun terjadi perubahan komposisi organisasi di unit pelaksana teknis lingkup Bapenda Sulsel.

“Saya harap Anda jangan tunggu ditegur. Anda yang berubah sendirilah. Saya ajak di tahun 2019, kita berubah. Ayo hijrah ke arah yang lebih baik,” kata Tautoto di hadapan peserta raker Bapenda Sulsel.

Mantan Pj Soppeng ini juga berpesan kepada setiap UPT agar memaksimalkan pelayanan publik baik di kantor bapenda, samsat maupun di pelayanan lainnya seperti di kedai samsat, samsat lorong, dan layanan unggulan lainnya.

Mantan Pj Bupati Torut ini mengajak jajarannya bekerja maksimal dan tidak terpengaruh dengan isu-isu yang tidak jelas terkait mutasi. Menurutnya, kabar penggantian pejabat Bapenda Sulsel bukan alasan untuk tidak bekerja maksimal.

“Tak usah terpengaruh dengan isu-isu yang tidak jelas. Mari kita tetap bekerja dan jangan urusi perkataan orang lain yang belum tentu benar. Kita bekerja saja sesuai dengan tupoksi kita,” paparnya.

Ia mengajak jajarannya mendukung program Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel dalam mewujudkan program pembangunan di Sulsel khususnya dalam meningkatkan pendapatan daerah Provinsi Sulsel.

“Tidak ada kata lain, kita harus mendukung Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel. Saya juga mengapresiasi hasil (pajak) dicapai hingga saat ini. Semoga target yang dicapai lebih dari 100 persen,” sebutnya.

Terkait Raker Bapenda Sulsel, Tautoto mengatakan kegiatan itu sebagai ajang evaluasi program kerja tahun 2018 dan mempersiapkan agenda program kerja Bapenda di tahun 2019.

Ia mengingatkan kepada UPT agar memperhatikan aset dan pelaporan administrasi kegiatan agar tidak terjadi hal-hal yang tak diinginkan.

“Harus selalu mencatat histori aset untuk dilaporkan, administrasi laporan kegiatan juga harus dibuat lengkap,” katanya.

Menurutnya, dalam empat tahun terakhir, upaya peningkatan pengelolaan pendapatan asli daerah (PAD) mengalami perkembangan cukup pesat sehingga pada tahun 2019 PAD ditargetkan 4,3 triliun lebih, dana perimbangan sebesar Rp 5,7 triliun lebih, serta lain-lain pendapatan yang sah Rp 54 miliar lebih.

Sementara itu, Sekretaris Bapenda Sulsel Kemal Redindo Syahrul Putra meminta kepala UPT menggenjot realisasi program kerja karena tahun anggaran 2018 akan segera berakhir. Ia juga meminta kepala UPT semangat dalam mencapai target pajak tahun ini.(*)