Samsat Sinjai Akan Razia Hingga Desember

Sinjai – Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pendapatan Wilayah Sinjai kembali menggelar razia pajak kendaraan bermotor (PKB) bersama Satlantas Polres Sinjai dan Jasa Raharja Sinjai, Kamis (21/11/19). Razia PKB ini akan digelar hingga bulan Desember 2019.

“Kami akan terus menggelar razia pajak kendaraan hingga akhir Desember 2019. Ini kami lakukan untuk mengingatkan masyarakat agar membayar pajak kendaraan tepat waktu,” kata Kepala UPT Pendapatan Wilayah Sinjai, Nursinah.

Razia tersebut digelar dari pagi hingga sore di Jalan Poros Sinjai-Bone (Bonto). Jalan ini dipilih karena merupakan jalan yang paling ramai di Sinjai.

Dari razia tersebut petugas berhasil menemukan 37 unit kendaraan yang belum membayar pajak kendaraan bermotor terdiri atas kendaraan roda empat sebanyak 14 unit kendaraan roda dua sebanyak 23 unit.

Sebanyak 26 pemilik kendaraan memilih membayar pajak di tempat senilai Rp 13.666.470, katanya.

Menurutnya, razia ini digelar untuk mengingatkan masyarakat dalam membayar pajak kendaraan. Selain itu juga memudahkan mereka karena bisa melakukan pembayaran pajak di tempat sehingga tidak perlu lagi ke samsat.(*)

 

 

Samsat Mappanyukki Raup Pajak Rp 100 Juta di Pantai Losari

Makassar – Unit Pelaksana Teknis Pendapatan (UPTP) Wilayah Makassar I Selatan dibantu Satlantas Polrestabes Makassar, Jasa Raharja, dan Denpon XIV Hasanuddin Makassar kembali menggelar penertiban pajak kendaraan, Kamis (21/11/2019), di Jalan Penghibur Makassar.

Dalam razia tersebut, general manager sebuah hotel ternama di Makassar terjaring razia pajak kendaraan. Ia terjaring razia pajak kendaraan bermotor (PKB) di sekitar hotelnya. Ia pun langsung membayar pajak kendaraannya di samsat keliling yang menyertai razia tersebut.

Kepala UPT Pendapatan Wilayah Makassar I Selatan, Bustanul Arifin, mengatakan, masyarakat Makassar sebenarnya taat pajak namun sering lupa membayar pajak.

“Warga Makassar dan sekitarnya sebenarnya taat pajak, buktinya mereka langsung membayar pajak kendaraan saat kami ingatkan pada penertiban pajak.” Ujarnya.

Dalam razia tersebut petugas berhasil mengumpulkan pajak kendaraan sebesar Rp 106.275.443. Istimewanya, pembayaran PKB sebesar Rp 62.885.220 berasal dari pembayaran pajak kendaraan luar Makassar. Sedangkan pembayaran PKB kendaraan asal Makassar sebesar Rp 43.390.223.

Total kendaraan yang ditemukan tidak membayar pajak kendaraan sebanyak 109 unit meliputi kendaraan roda dua sebanyak 51 unit dan kendaraan roda empat sebanyak 58 unit.

Jumlah kendaraan yang ditilang oleh petugas  sebanyak 63 unit terdiri dari kendaraan roda dua sebanyak 31 unit dan kendaraan roda empat sebanyak 32 unit. Mereka ditilang karena berbagai sebab, antara lain, karena tidak membawa SIM dan STNK serta tidak mengesahkan STNK di samsat.

Saat razia, petugas nyaris ditabrak oleh ibu-ibu pengendara roda empat. Ia menolak berhenti dengan lasan buru-buru menjemput anaknya yang pulang sekolah. Alasan lainnya, ia telah di tahan oleh petugas sebelum Appu menahannya. Ia berteriak-teriak histeris saat menjelaskan hal tersebut.

Setelah dikepung petugas kepolisian, ibu itu akhirnya berhenti. Setelah berbicara baik-baik dan diperiksa ulang, ibu akhirnya dipersilakan melanjutkan perjalanan.

Bustanul menambahkan, pihaknya akan terus menggelar razia pajak kendaraan hingga akhir tahun untuk mengingatkan masyarakat agar membayar pajak tepat waktu.(*)