Kelola Berkas Pegawai, Bapenda Sulsel Gunakan Sistem Digital

MAKASSAR – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Sulsel menggunakan sistem digital dalam mengelola berkas penting pegawai.

Kasubag Kepegawaian dan Umum Bapenda Sulsel, Andi Arif Budiawan Pawiloi, mengatakan, pihaknya menggunakan sistem digital untuk memudahkan staf bagian kepegawaian dan umum Bapenda Sulsel mengelola arsip pegawai.

Saat ini pegawai di Bapenda Sulsel tak ada lagi yang mengurus berkas sendiri saat akan naik pangkat, kenaikan gaji berkala, izin belajar,  dan berkas lainnya. Semuanya dipersiapkan oleh bagian kepegawaian.

Dalam mengelola berkas pegawai, pihaknya menggunakan sistem QR untuk memudahkannya dalam mengelola berkas pegawai maupun asset Bapenda Sulsel.

“Pegawai akan kita berikan kartu identitas yang mempunyai QR. Kartu ini berfungsi ganda, selain sebagai kartu identitas juga sebagai tempat penyimpanan berkas pegawai yang bersangkutan,” katanya.

Ia menambahkan, jika yang bersangkutan ingin mencari berkas kepegawaiannya, cukup men-scan QR tersebut, lalu semua berkasnya akan muncul dengan sendirinya.

Meski telah menyiapkan sistem digital, berkas fisik pegawai tetap tersimpan di bagian kepegawaian bapenda.

Penempatan QR pada asset juga akan dilakukan Bapenda Sulsel, untuk langkah awal sistem ini diperkenalkan di Sekretariat Bapenda Sulsel dan di Unit Pelaksana Teknis Pendapatan Wilayah Makassar II Utara.

Selain itu, sistem QR juga sudah digunakan di UPT Pinrang, Enrekang, dan sejumlah samsat lainnya.

Dengan sistem ini, asset yang dikelola bapenda tetap mulus tanpa semprotan cat sebagai identitas asset atau tempelan stiker.

“Kami hanya menempelkan QR kecil di asset yang kami tangani, untuk mengetahui riwayat asset tersebut kita cukup men-scan QR-nya, semua data terkait asset tersebut akan muncul,” katanya.

Untuk membaca QR tersebut, cukup menggunakan ponsel dan aplikasi tertentu lalu ditempelkan ke bagian QR.(alim)