Bapenda Sulsel Latih Opetaror Data dari 25 Samsat

MAKASSAR – Bidang Teknologi dan Sistem Informasi (TSI) Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) menggelar pelatihan untuk meningkatkan kapasitas operator sistem dan operator data dari 25 Samsat se-Sulsel.

Pelatihan digelar dua hari 21-21 November 2020 di Hotel Gammara Makassar. Selama dua hari peserta pelatihan diberikan pengetahuan tentang kesamsatan dan hal-hal teknis lainnya terkait tugas keseharian mereka di samsat.

Acara dibuka oleh Sekretaris Bapenda Sulsel Andi Winarno Eka Putra didampingi Kabid TSI Adhita Sandhya Dharma, dan Kabid Binwas Asnani Mappa.

Winarno mengingatkan agar peserta mengikuti kegiatan tersebut dengan seksama karena banyak materi yang akan diberikan kepada peserta.

Sementara Kabid TSI mengingatkan peserta agar cermat dalam menjalankan tugas di lapangan agar tidak terjadi permasalahan dalam penginputan data.

Dalam materinya, Kabid Binwas berharap peserta teliti dalam menginput data KTP pemilik kendaraan dan tidak mengakomodir KTP scan karena bisa saja datanya tidak sesuai dengan data asli.

Sedangkan Kasubbid PAD I Andi Awaluddin mengingatkan peserta agar tidak melanggar aturan saat menjalankan tugasnya di lapangan.

Materi lainnya dibawakan oleh Kasubbid Infrastruktur Jaringan dan Pengembangan Aplikasi Andi Panawan tentang jaringan sistem kesamsatan di Bapenda Sulsel dan di pihak kepolisian.

Juga tampil membawakan materi Rahmawati tentang cara membuat laporan, Rusli Rajab yang membahas mengenai peran operator sistem terhadap optimalitsasi peneriamaan PKB Bapenda Sulsel, dan Ilham Safaruddin tentang pengkodean kendaraan pada samsat. Mereka berasal dari Bidang TSI.  (lim)