Peserta Diklatpim III Sultra Benchmarking di Bapenda Sulsel

MAKASSAR – Sebanyak 10 orang peserta Diklat Kepemimpinan Tingkat III atau Diklatpim III Pemprov Sultra melakukan kunjungan ke Bapenda Sulsel, Senin 14 Juni 2021.

Rombongan yang didampingi pejabat Badan Diklat Pemprov Sulsel ini diterima Sekretaris Bapenda Sulsel Andi Winarno Eka Putra dan Kabid PAD Bapenda Sulsel Darmayani Mansyur di ruang rapat Kantor Bapenda Sulsel di Sekretariat Bapenda Sulsel Jalan AP Petta Rani nomor 1 Makassar.

Kunjungan atau benchmarking ini dilakukan untuk mengukur kualitas organisasi, produk, program, strategi, dan kebijakan Bapenda Sulsel dalam meningkatkan PAD untuk dibandingkan dengan Pemprov Sultra.

Sekretaris Bapenda Sulsel mengatakan, ada banyak inovasi berbasis teknologi digital yang dilakukan Bapenda Sulsel untuk meningkatkan PAD.

Inovasi tersebut terbukti dapat meningkatkan PAD Sulsel khususnya pada masa pendemi ini antara lain dengan melakukan pembayaran PKB melalui minimarket, ATM, gopay, dan masih banyak lagi.

Kabid PAD menambahkan, saat ini Pemprov Sulsel memberlakukan konfirmasi satus wajib pajak (KSWP) dalam mengurus perizinan di Sulsel.

Cara ini terbukti dapat meningkatkan PAD Sulsel khususnya bagi pengusaha yang lupa membayar pajak karena kesibukannya.

“Saat ingin mengurus perizinan mereka diharuskan melunasi kewajiban perpajakannya termasuk pajak kendaraan,” katanya.

Ia menambahkan, KSWP ini dapat dijadikan pembahasan selama mengikuti Diklatpim III dan Pemprov Sulsel menjadi pelopor KSWP ini.

Diklatpim III adalah diklat yang diselenggarakan untuk pejabat atau calon pejabat eselon III dengan tujuan untuk mencapai persyaratan kompetensi yang dibutuhkan pada jabatan eselon III.(alim)

Peserta Diklatpim III Sultra Benchmarking di Bapenda Sulsel

MAKASSAR – Sebanyak 10 orang peserta Diklat Kepemimpinan Tingkat III atau Diklatpim III Pemprov Sultra melakukan kunjungan ke Bapenda Sulsel, Senin 14 Juni 2021.

Rombongan yang didampingi pejabat Badan Diklat Pemprov Sulsel ini diterima Sekretaris Bapenda Sulsel Andi Winarno Eka Putra dan Kabid PAD Bapenda Sulsel Darmayani Mansyur di ruang rapat Kantor Bapenda Sulsel di Sekretariat Bapenda Sulsel Jalan AP Petta Rani nomor 1 Makassar.

Kunjungan atau benchmarking ini dilakukan untuk mengukur kualitas organisasi, produk, program, strategi, dan kebijakan Bapenda Sulsel dalam meningkatkan PAD untuk dibandingkan dengan Pemprov Sultra.

Sekretaris Bapenda Sulsel mengatakan, ada banyak inovasi berbasis teknologi digital yang dilakukan Bapenda Sulsel untuk meningkatkan PAD.

Inovasi tersebut terbukti dapat meningkatkan PAD Sulsel khususnya pada masa pendemi ini antara lain dengan melakukan pembayaran PKB melalui minimarket, ATM, gopay, dan masih banyak lagi.

Kabid PAD menambahkan, saat ini Pemprov Sulsel memberlakukan konfirmasi satus wajib pajak (KSWP) dalam mengurus perizinan di Sulsel.

Cara ini terbukti dapat meningkatkan PAD Sulsel khususnya bagi pengusaha yang lupa membayar pajak karena kesibukannya.

“Saat ingin mengurus perizinan mereka diharuskan melunasi kewajiban perpajakannya termasuk pajak kendaraan,” katanya.

Ia menambahkan, KSWP ini dapat dijadikan pembahasan selama mengikuti Diklatpim III dan Pemprov Sulsel menjadi pelopor KSWP ini.

Diklatpim III adalah diklat yang diselenggarakan untuk pejabat atau calon pejabat eselon III dengan tujuan untuk mencapai persyaratan kompetensi yang dibutuhkan pada jabatan eselon III.(alim)