Samsat Mappanyukki Razia di Hertasning, Kumpulkan Pajak Rp 165 Juta

 

MAKASSAR – Unit Pelaksana Teknis Pendapatan Wilayah Makassar I Selatan  atau Samsat Mappanyukki kembali menggelar penertiban pajak kendaraan bermotor Kamis, 16 September 2021, pukul 09.00 – 12.00 Wita di Jalan Hertasning Makassar.

Kendaraan yang terjaring pada penertiban ini sebanyak 86 unit terdiri dari kendaraan roda dua sebanyak 20 unit dan kendaraan roda empat sebanyak 66 unit, kata Kepala UPT Pendapatan Wilayah Makassar I Selatan Andi Hasni Zainal.

 Petugas Satlantas Polrestabes Makassar yang mendukung kegiatan tersebut bersama Kasi STNK, PAUR, dan PAMIN Samsat Makassar I, serta Jasa Raharja, menilang di tempat 33 unit kendaraan terdiri dari kendaraan roda dua sebanyak 11 unit dan kendaraan roda empat sebanyak 22 unit.

Petugas juga mengamankan sepasang plat gantung dan dua unit sepeda motor karena tidak dilengkapi dengan surat-surat sah oleh pengguna kendaraan.

Dari 86 unit kendaraan yang terjaring oleh petugas, sebanyak 53 unit yang memilih membayar PKB di tempat terdiri dari kendaraan roda dua sebanyak 9 unit dan kendaraan roda empat sebanyak 44 unit.

Sedangkan pajak yang terkumpul sebesar Rp. 165.626.260 yang berasal dari roda dua sebesar Rp 3.382.500 dan roda empat sebesar Rp 162.243.760.

Kepala UPT Pendapatan Wilayah Makassar I Selatan Andi Hasni Zainal menambahkan, saat ini Samsat di Sulsel menggelar pembebasan denda PKB dan denda bea balik nama kendaraan yang berakhir pada 29 September 2021.

Ia meminta masyarakat Sulsel memanfaatkan penghapusan denda pajak ini sebelum berakhir.

“Biasanya wajib pajak baru berjubel pada hari-hari terakhir. Kami meminta wajib pajak segera membayar pajak untuk menghindari kerumunan,” ujarnya lagi.(alim)

Samsat Pangkep Jaring 98 Kendaraan Belum Bayar PKB

PANGKEP – Segera bayar  pajak kendaraan Anda jika tak ingin terjaring razia pajak kendaraan.

Pasalnya Samsat Pangkep kembali menggelar razia pajak kendaraan bermotor (PKB) hingga beberapa bulan ke depan.

Kepala UPT Pendapatan Wilayah Pangkep Andi Sundari AP mengatakan, razia tersebut digelar bersama Satlantas Polres Pangkep dan Jasa Raharja Pangkep.

Razia digelar pada hari Kamis 16 September 2021 pukul 09.00 – 15.00 Wita di Jalan Sultan Hasanuddin  Kab. Pangkep.

Selain menggelar razia pajak kendaraan, mereka juga menyosialisasikan adanya pembebasan denda pajak kendaraan dan denda Bea Balik Nama (BBN).

Penghapusan denda tersebut disampaikan Kepala UPT Bapenda Provinsi Sulsel wilayah Pangkep, Andi Sundari. Disela-sela penertiban kendaraan.

“Kami meminta kepada masyarakat agar segera membayar pajak kendaraannya, karena saat ini kita melakukan penghapuskan denda, tanpa syarat, baik pajak kendaraan (PKB) maupun denda Bea Balik Nama (BBN),” ungkap Andi Sundari.


Ia menjelaskan, pembebasan denda PKB dan BBN ini berlaku hingga 29 September 2021.

“Penghapusan denda ini berlaku untuk semua jenis kendaraan,” tambahnya.

Dalam razia tersebut petugas menjaring 98 unit kendaraan terdiri dari kendaraan roda dua sebanyak 77 unit dan kendaraan roda empat sebanyak 21 unit.

Sementara yang melakukan pembayaran PKB di tempat sebanyak 57 unit terdiri dari kendaraan roda dua sebanyak 42 unit  Rp. 8.604.000 dan kendaraan roda empat sebanyak 15 unit senilai  Rp.29.523.66 dengan total penerimaan PKB sebanyak Rp.38.127.660.(alim)