Koperasi Bapenda Sulsel Capai SHU Rp 1,1 Miliar

MAKASSAR – Pengurus Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) Pedati Sejahtera Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) ke-28, Rabu (15/6/2022) di Aula Kantor Bapenda Sulsel.

Dalam rapat tersebut terungkap hingga saat ini modal atau asset koperasi ini mencapai Rp 17 miliar lebih dan memperoleh sisa hasil usaha (SHU) di tahun 2021 sebesar Rp 1.166.189.938.

Kepala Bapenda Sulsel, H. Andi Sumardi Sulaiman, memuji kinerja Koperasi Pedati Sejahtera Bapenda Sulsel tahun buku 2021 karena kehadiran koperasi ini sangat membantu anggotanya dalam penyediaan bahan kebutuhan sehari-hari.

Ia mengusulkan agar koperasi menggandeng perbankkan untuk menopang usaha simpan pinjam di koperasi yang berkantor di Jl AP Petta Rani Makassar no 1 ini.

“Pengurus harus melakukan inovasi untuk meningkatkan kesejahteraan anggota, misalnya menggandeng Bank Sulselbar untuk menyediakan modal untuk usaha simpan pinjam dan menjual barang yang lebih murah daripada ritel modern,” katanya.

Ia menyarankan agar pengurus koperasi mencari barang dagangan langsung dari sumber pertama agar harganya lebih murah.

Ia juga memuji karena asset koperasi ini terus bertumbuh jika dibandingkan dengan koperasi lainnya. Namun ia akui sempat ada perlambatan karena pandemic Covid-19 pada tahun lalu.

Pada tahun buku 2013 kekayaan atau modal koperasi ini hanya sebesar Rp 8,147 miliar. Tetapi pada tahun buku 2019 menjadi Rp 17.180.550.824, tahun buku 2020 mencapai Rp 17.667.391.910 sedangkan pada tahun buku 2021 sebesar Rp 17.671.020.476.

Ketua Koperasi Pedati Sejahtera Abd Malik Ibrahim mengatakan, saat ini koperasi yang bermarkas di Bapenda Sulsel ini beranggotakan 536 orang terdiri dari pegawai ASN sebanyak 486 orang dan nonASN sebanyak 50 orang.

Dalam memberi layanan kepada anggotanya, lanjutnya, koperasi membuka empat jenis usaha yakni usaha simpan pinjam, pertokoan, foto copy, dan pembayaran online.

Tokonya berada di Kantor Bapenda Sulsel Jalan Andi Pangerang Petta Rani dan di Samsat Mappanyukki di Jalan Andi Mappanyukki Makassar.

Saat ini Koperasi KPRI Pedati Sejahtera mengelola modal sendiri yang berasal dari simpanan wajib dan simpanan sukarela anggotanya.

Malik menambahkan, laba kotor koperasi dari usaha tahun buku 2021 sebesar Rp 2.201.454.350.

Kepala Dinas Koperasi Kota Makassar, Sri Susilawati, dalam sambutannya mengatakan, Koperasi Pedati Sejahtera adalah koperasi yang ssehat di Sulsel dan selalu menggelar RAT tepat waktu.

“Jumlah koperasi di Makassar banyak namun banyak juga yang tidak sehat. Koperasi pedati adalah koperasi binaan Dinas Koperasi Makassar yang cukup sehat,” katanya.

Hadir juga perwakilan Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sulsel pada RAT yang dihadiri pengurus, anggota, dan pengawas koperasi. (alim)