Polres dan Samsat Jeneponto Buat Komitmen, Ini Bunyinya

JENEPONTO – Samsat Jeneponto dan Polres Jeneponto membuat komitmen untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).

Komitmen tersebut terdiri dari dua poin yakni kendaraan yang kena tilang di wilayah Jeneponto diharuskan melunasi kewajiban pajaknya sebelum  kendaraan atau STNK kendaraan itu dikembalikan pada pemilknya.

Kedua, kendaraan yang terlibat kecelakaan lalu lintas di Wilayah Jeneponto diharuskan melunasi kewajibannya (pajak) sebelum kendaraan atau STNK-nya dikembalikan pada pemiliknya.

Peryataan ini ditandatangani Kasatlantas Polres Jeneponto Iptu Sudirman, S.Sos, Kepala UPT Pendapatan Wilayah Jeneponto Muh Aras Akbar, S.Kom, M,Si, dan Nofrizal Damai Pratama SE. CRA dari Jasa Raharja.

Penandatanganan komitemn ini berlangsung di ruangan Kapolres Jeneponto, Selasa 25 Oktober 2022, yang juga disaksikan Kanit Regident Ipda Gushar Abustan, S.Sos, MH.

Aras berharap komitmen ini dapat meningkatkan PAD Sulsel dan Jeneponto khususnya melalui dana bagi hasil.

“Pajak yang kami peroleh akan dikembalikan pada masyarakat dalam bentuk pembangunan infrastruktur, pelayanan kesehatan, dan lainnya,” kata Aras.(*)

Petugas Samsat Soppeng Pakai Baju Adat Layani Wajib Pajak

PANGKEP– Memeriahkan HUT Sulsel ke-353 tahun, pegawai di Samsat Soppeng memakai baju adat Sulsel saat melayani wajib pajak yang membayar pajak kendaraan di Kantor Samsat Pangkep, Rabu (19/10/2022).

Bukan hanya di Samsat Soppeng, petugas di layanan unggulan juga mengenakan baju ada di hari ulang tahun Sulsel tersebut.

Kepala UPT Pendapatan Wilayah Soppeng, Andi Suraya, S.STP, MM, mengatakan, petugas juga memberikan souvenir pada wajib pajak yang membayar pajak kendaraan.

“Kami memakai baju adat untuk memberikan pelayanan yang special pada wajib pajak. Karenanya kami berharap masyarakat membayar pajak kendaraan tepat waktu,” katanya.

Saat ini seluruh samsat di Sulsel melakukan pembebasan tarif progresif kendaraan mulai 2 Maret 2022-31 Desember 2022.

Pembebasan tarif progresif ini berlaku untuk kendaraan angkutan barang yang terdaftar atas nama pribadi seperti pick up, light truk, blind van, dan sejenisnya. Juga berlaku untuk proses kendaraan baru, kendaraan ulangan, mutasi masuk, mutasi keluar, dari dan dalam luar Provinsi Sulawesi Selatan.

Pembebasan progresif tidak berlaku untuk kendaraan yang terblokir lapor jual/blokir BBN 2.

Bapenda Sulsel juga menggelar penghapusan bea balik nama kendaraan bermotor kedua (BBNKB2) dan seterusnya hingga 30 November 2022. (alim)

Samsat Pangkep Pakai Baju Adat dan Bagikan Cokelat

PANGKEP– Memeriahkan HUT Sulsel ke-353 tahun, pegawai di Samsat Pangkep mengenakan baju adat Sulsel saat melayani wajib pajak yang membayar pajak kendaraan di Kantor Samsat Pangkep, Rabu (19/10/2022).

Kepala UPT Pendapatan Wilayah Pangkep, Andi Sundari, mengatakan, petugas mengenakan baju adat saat memberikan pelayanan untuk memeriahkan HUT Sulsel.

“Setiap tahun kami mengenakan baju adat untuk memeriahkan HUT Sulsel,” katanya.

Di Samsat Pangkep, bukan hanya ASN dan Non ASN Bapenda Sulsel yang menggunakan pakaian adat, namun semua unsur yang berkantor di Samsat Palopo, yakni pihak kepolisian maupun Jasa Raharja.

Pada peringatan HUT Sulsel tahun 2022 ini, Samsat Pangkep juga membagikan suvenir berupa cokelat batang pada wajib pajak.

“Ini merupakan apresiasi kami kepada masyarakat yang dengan sadar melaksanakan kewajibannya membayar pajak,” terangnya.

Ia berharap, masyarakat meningkat kesadarannya dalam membayar pajak kendaraan. Sehingga berkontribusi dalam menjadikan Sulsel sebagai provinsi terkemuka di Indonesia.(alim)

Samsat Pinrang Bagikan 3 Payung, 5 Mug, dan 3 Jam Dinding pada Wajib Pajak

PINRANG – Memeriahkan HUT Provinsi Sulawesi Selatang yang ke 353, Samsat Pinrang membagikan souvenir pada 11 orang wajib pajak yang datang lebih awal membayar pajak di kantor Samsat Pinrang, Rabu 19 Oktober 2022.

Kepala UPT Bapenda Sulsel Wilayah Pinrang, Noer Rachmat, SE, M.Si, mengatakan, pembagian souvenir sebagai wujud terima kasih petugas samsat pada wajib pajak yang datang membayar pajak kendaraan tepat waktu.

“Yang kami bagikan itu 3 payung, 5 mug, dan 3 jam dinding pada wajib pajak,” kata Noer Rachmat.

Jumlah tanda mata yang dibagi sesuai dengan ulang tahun Sulsel yang ke 353 tahun.

Saat ini Samsat Sulsel melakukan pembebasan tarif progresif kendaraan mulai 2 Maret 2022-31 Desember 2022.

Pembebasan tarif progresif ini berlaku untuk kendaraan angkutan barang yang terdaftar atas nama pribadi seperti pick up, light truk, blind van, dan sejenisnya. Juga berlaku untuk proses kendaraan baru, kendaraan ulangan, mutasi masuk, mutasi keluar, dari dan dalam luar Provinsi Sulawesi Selatan.

Pembebasan progresif tidak berlaku untuk kendaraan yang terblokir lapor jual/blokir BBN 2.

Saat ini Bapenda Sulsel juga menggelar penghapusan bea balik nama kendaraan bermotor kedua (BBNKB2) dan seterusnya hingga 30 November 2022. (alim)

HUT Sulsel 353 Tahun, Pegawa Samsat Palopo Pakai Baju Adat dan Bagikan Suvenir ke Masyarakat

PALOPO – Ada yang berbeda pada pelayanan di Kantor Samsat Palopo, Rabu (19/10/2022). Petugas pelayanan yang ada, memakai pakaian adat khas Sulawesi Selatan. Hal ini dilakukan dalam rangka memeringati Hari Ulang Tahun (HUT) Sulsel yang ke 353 tahun. Menurut Kepala UPT Pendapatan Wilayah Palopo, Chandrawali S.Kom, hal ini dilakukan sesuai dengan instruksi Gubernur Sulsel.

“Setiap tahun memang dalam rangka memperingati HUT Sulsel, para ASN dan non-ASN diminta untuk memakai pakaian adat khas Sulsel,” ungkapnya.

Khusus di Samsat, lanjut Chandrawali, bukan hanya ASN dan Non ASN Bapenda yang menggunakan pakaian adat, tetapi juga semua unsur yang berkantor di Samsat Palopo, baik itu dari Kepolisian maupun Jasa Raharja.

“Ini merupakan bentuk pengingat kita kepada adat istiadat yang diwariskan oleh leluhur, sebagai identitas diri warga Sulawesi Selatan,” katanya.

Selain itu, lanjut Chandrawali, pada peringatan HUT Sulsel tahun 2022 ini, pihaknya juga membagikan suvenir kepada masyarakat yang membayar pajak kendaraannya, baik di Kantor Samsat maupun gerai-gerai Samsat.

“Suvenir yang kita bagikan berupa gantungan kunci, yang bertuliskan tema HUT Sulsel 353. Ini merupakan apresiasi kami kepada masyarakat yang dengan sadar melaksanakan kewajibannya membayar pajak,” terangnya.

Chandrawali berharap, masyarakat di Kota Palopo semakin meningkat kesadarannya dalam membayar pajak kendaraan. Sehingga berkontribusi dalam menjadikan Sulsel sebagai provinsi terkemuka di Indonesia, sesuai dengannya tema HUT Sulsel ke 353 tahun, Sulsel Optimis, Sulsel Tangguh, Ekonomi Berdaulat.(awal)

Digratiskan Gubernur Sulsel, Pajak Bea Balik Nama Sulsel Naik 83 Persen

MAKASSAR— Realisasi Pajak Bea Balik Nama (BBN) Kendaraan Bermotor meningkat 83 persen. Pencapaian ini berpengaruh dengan adanya kebijakan Pembebasan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor Kedua (BBNKB II) yang digelar Pemprov Sulsel hingga November ini.

Kabid Teknologi dan Sistem Informasi Bapenda Sulsel, Andi Satriady Sakka mengatakan pengaruh terhadap capaian penerimaan BBN cukup signifikan. Kondisi tersebut menambah potensi baru Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dari kendaraan luar sulsel.

Apalagi yang melakukan balik nama karena PKB, setiap tahun kedepannya sudah pasti membayar di Sulsel. Dari catatan yang ada, peningkatan itu menyentuh angka Rp765 miliar dari target Rp959.278.365.000 tahun ini.

Realisasi terkini itu, sebelumnya pada Juli terus bertambah dari Rp80 miliar, lalu Agustus Rp88 miliar, September Rp87 miliar sehingga total sampai September mencapai Rp765 miliar.

“Kebijakan BBN 2 ini sangat berpengaruh, makanya sekarang sudah mencapai 83,59 persen jika dibandingkan dengan bulan yang sama tahun sebelumnya,” kata Satriady, Senin, 17 Oktober.

Di sisi lain, kemudahan ini membuat data potensi kendaraan yang lebih akurat dan data base kepemilikan ranmor pun lebih valid sehingga memudahkan penagihan PKB ke depan.

Termasuk, kata dia, dengan mengikuti kebijakan ini maka pemilik dijamin adanya legalitas pemilik kendaraan bermotor, memudahkan proses administrasi pembayaran pajak kendaraan bermotor, mempermudah klaim asuransi kecelakaan
dan menghindari dampak penyalahgunaan kendaraan oleh pihak lain.

Juga, memudahkan proses untuk duplikat STNK ketika hilang, terhindar dari pajak progresif atau blokir BBN KB II akibat membeli kendaraan bekas serta dapat memanfaatkan layanan pembayaran digital.

Pihaknya berharap dengan sinergitas dan mitra dari pihak kepolisian dan JR tetap ditingkatkan terutama dalam peningkatan kepatuhan pembayaran PKB melalui operasi bersama di UPT Se-Sulsel.

“Juga peningkatan akses dan kualitas pelayanan pembayaran PKB baik secara tunai dan nontunai melalui aplikasi terbaru Bapenda Sulsel Mobile,” harapnya.

Sekretaris Bapenda Sulsel, Reza Faisal Saleh mengatakan kebijakan BBNKB 2 ini berlaku sampai 30 November, mendatang. Artinya masyarakat masih punya banyak waktu untuk ikut dalam pembebasan ini.

Ia berharap masyarakat dapat memanfaatkan momentum ini untuk membantu meringankan beban dalam pembalikan
nama kendaraannya. Termasuk, kata dia, bagi mereka yang memiliki kendaraan dari luar Sulsel tetapi mau dimutasikan masuk ke Sulsel dapat dilakukan.

Di samping, ia tak menampik kalau kebijakan gubernur ini merupakan tindak lanjut kunjungan tim pembina samsat pusat beberapa waktu lalu dalam rangka rencana penerapan pasal 74 UU 22/2009 mengenai penghapusan registrasi kendaraan yang selama dua tahun mati STNK.

“Tentu diharapkan menambah potensi PKB kalau yang balik nama dari luar daerah,” kata Reza mengutip fajar.co.

Dengan begitu PAD Sulsel terus tumbuh seiring akses ekonomi yang lebih bebas dibanding masa pandemi. (*)

Aplikasi Bapenda Sulsel Mobile Raih Juara 3

MAKASSAR – Aplikasi pembayaran pajak secara digital bernama Bapenda Sulsel Mobile buatan Bapenda Sulsel meraih juara tiga dalam lomba inovasi lingkup Pemerintah Provinsi Sulsel yang digelar Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah Sulsel (Bappelitbangda) yang didukung United States Agency for International Development (USAID), lembaga pembangunan dari Amerika Serikat.

Kabid Teknologi dan Sistem Informasi Bapenda Sulsel, Andi Satriadi Sakka, S.Stp, MM, Selasa 18 Oktober 2022, mengakui tidak menyangka bisa meraih juara tiga karena inovasi yang ditampilkan OPD lain sangat baik.

“Kami tidak menyangka bisa meraih juara tiga karena pesaing kami cukup banyak dan inovasinya cukup bagus,” ujarnya. Pada 11 Oktober lalu, ia memaparkan inovasi tersebut di depan dewan juri di Hotel Aston Makassar.

Dalam paparannya, ia mengatakan, Bapenda Sulsel sudah lama terjun ke dunia digital dengan menggunakan aplikasi yang dibuat untuk memudahkan wajib pajak membayar pajak kendaraan bermotor (PKB).

Namun baru pada tahun ini semua aplikasi tersebut disatukan dan diberinama Bapenda Sulsel Mobile yang sudah dapat didownload di app store maupun di play store. Hingga saat ini sudah ribuan orang yang mendownload aplikasi ini dengan fitur yang paling banyak digunakan yakni pengecekan tagihan pajak kendaraan.

Ia menjelaskan, dalam aplikasi ini wajib pajak bisa mengetahui jumlah tagihan pajak, layanan samsat terdekat, jumlah tagihan pajak kendaraan, dan masih banyak lagi.

“Melalui Bapenda Mobile, wajib pajak bisa membayar pajak kendaraan tanpa perlu mengunjungi kantor Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat),” katanya.

Selain aplikasi Bapenda Mobile, Samsat Sulsel juga menyediakan pembayaran melalui Indomaret, Tokopedia, dan GoPay Wajib pajak juga bisa melakukan pembayaran nontunai menggunakan mesin gesek atau QRIS yang ada di setiap kasir,” lanjutnya.

Selain Bapenda Sulsel, Sembilan OPD lainnya juga memaparkan inovasi yang mereka lakukan di depan tim juri.(alim)

Samsat Jeneponto Siapkan Hadiah Hiburan Bagi Pembayar Pajak

JENEPONTO – Samsat Jeneponto menyiapkan sejumlah hadiah hiburan bagi wajib pajak yang membayar pajak kendaraan di Samsat Jeneponto pada bulan Oktober.

Ini dilakukan untuk memperingati hari jadi Sulsel ke 353 yang puncaknya akan diperingati pada Rabu 19 Oktober 2022.

Kepala Unit Pelaksana Teknis Pendapatan Wilayah Jeneponto Aras Akbar, Selasa 18 Oktober 2022, mengatakan, wajib pajak yang membayar pajak kendaraan pada bulan ini akan mendapatkan kupon.

Selanjutnya kupon tersebut akan diundi pada 1 November 2022. Pemenang akan mendapatkan hadiah hiburan yang telah disiapkan oleh petugas Samsat Jeneponto.

Saat ini Samsat Sulsel melakukan pembebasan tarif progresif kendaraan mulai 2 Maret 2022-31 Desember 2022.

Pembebasan tarif progresif ini berlaku untuk kendaraan angkutan barang yang terdaftar atas nama pribadi seperti pick up, light truk, blind van, dan sejenisnya. Juga berlaku untuk proses kendaraan baru, kendaraan ulangan, mutasi masuk, mutasi keluar, dari dan dalam luar Provinsi Sulawesi Selatan.

Pembebasan progresif tidak berlaku untuk kendaraan yang terblokir lapor jual/blokir BBN 2.

Saat ini Bapenda Sulsel juga menggelar penghapusan bea balik nama kendaraan bermotor kedua (BBNKB2) dan seterusnya hingga 30 November 2022. (alim)

Ini Tempat Pembayaran Pajak Kendaraan di Parepare

PAREPARE – Kantor Samsat Parepare terletak di Jalan Jenderal Sudirman No 95, Kelurahan Cappa Galung, Kecamatan Bacukiki Barat, Kota Parepare, Sulsel.

Samsat Perepare berusaha mendekatkan diri dengan wajib pajak dengan membuka gerai layanan dan samsat keliling selain layanan di samsat induk.

Kepala Unit Pelaksanan Teknis Pendapatan Wilayah Parepare H. Abdul Haris MM, Jumat 14 Oktober 2022, mengatakan, saat ini Samsat Parepare membuka satu gerai dan satu samsat keliling untuk melayani wajib pajak yang rumahnya jauh dari samsat induk.

Layanan unggulan tersebut yakni Gerai Samsat di Pasar Lakessi, beroperasi pada hari Senin-Jumat pukul 09.00 – 12.00.

Selanjutnya ada Samsat Keliling (samkel )yang berlokasi di Jalan Usman Isa, tepat di samping Kantor Pos Parepare. Samkel ini beroperasi pada hari Senin-Jumat pukul 09.00 – 12.00.

Saat ini samsat di Sulsel melakukan pembebasan tarif progresif kendaraan mulai 2 Maret 2022-31 Desember 2022.

Pembebasan tarif progresif ini berlaku untuk kendaraan angkutan barang yang terdaftar atas nama pribadi seperti pick up, light truk, blind van, dan sejenisnya. Juga berlaku untuk proses kendaraan baru, kendaraan ulangan, mutasi masuk, mutasi keluar, dari dan dalam luar Provinsi Sulawesi Selatan.

Pembebasan progresif tidak berlaku untuk kendaraan yang terblokir lapor jual/blokir BBN 2.

Saat ini Bapenda Sulsel juga menggelar penghapusan bea balik nama kendaraan bermotor kedua (BBNKB2) dan seterusnya hingga 30 November 2022. Keterangan lebih lanjut bisa diperoleh di samsat terdekat.(alim)

Samsat Bone Bagikan Souvenir pada Wajib Pajak

WATAMPONE– Kamis 13 Oktober 2022 lalu, Jasa Raharja, UPTP Wilayah Bone Bapenda Sulsel, dan Satlantas Polres Bone yang tergabung dalam Samsat Bone membagikan souvenir kepada masyarakat yang membayar pajak kendaraannya di Samsat Bone.

Hal tersebut dilakukan sebagai bentuk apresiasi Samsat Bone kepada masyarakat yang telah taat melaksanakan kewajibannya untuk membayar pajak.

Samsat Bone menyediakan berbagai macam souvenir berupa payung, mug, dan tumbler. Souvenir tersebut dibagikan kepada masyarakat beruntung yang telah melakukan pembayaran pajak kendaraan.

Penyerahan souvenir dilakukan Kepala UPTP Wilayah Bone, Hj. Kurniaty, S.Pd., M.M, bersama Penanggung Jawab Jasa Raharja Samsat Bone, Diyanti Aprilia Mustari, didampingi Kepala Jasa Raharja Perwakilan Watampone, Ardiansyah, A.Md, AAAIK dan Perwakilan Satlantas Polres Bone, AIPTU Supriyono.

Ardiansyah mengatakan, pemberian souvenir sebagai bentuk apresiasi Samsat Bone kepada masyarakat dan wujud upaya dalam meningkatkan pelayanan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah taat dalam melakukan pembayaran pajak kendaraan. Terima kasih karena telah berperan aktif dalam pembangunan Provinsi Sulawesi Selatan, khususnya Kabupaten Bone,” ujarnya.(*)