Sabtu dan Minggu Samsat Makassar dan Torut Tetap Buka

MAKASSAR  – Unit Pelayanan Teknis (UPT) Pendapatan Wilayah Makassar atau Samsat Makassar tetap buka pada hari Sabtu dan Minggu (23-24/9).  Wajib pajak dapat memanfaatkan hari libur ini untuk membayar pajak kendaraan. Samsat Toraja Utara juga buka untuk melayani wajib pajak.

“Pada hari Sabtu dan Minggu, 23-24 September, Samsat  tetap membuka pelayanan. Ini kami lakukan untuk memberikan kesempatan kepada wajib pajak yang bekerja pada hari Senin-Jumat untuk membayar pajaknya di kantor samsat atau melalui samsat keliling,” kata H Harmin SE MM, Kepala UPT Pendapatan Wilayah Makassar I Selatan, Jumat (22/9).

Harmin menjelaskan, pelayanan akan buka mulai pukul 08.00-15.00. Adapun pelayanan yang beroperasi melayani wajib pajak adalah Samsat Makassar I Selatan  di Jl Andi Mappanyukki Makassar dan Samsat Keliling di depan Kantor Samsat Makassar II Utara di Jl Pajjaiyyang Sudiang.

Kepala UPT Pendapatan Wilayah Makassar II Utara H Reza Faizal Saleh M.Si menambahkan, Kedai Samsat Bukit Khatulistiwa di Jl Perintis Kemerdekaan juga buka untuk melayani wajib pajak di sekitar Kecamatan Tamalanrea.

Khusus pada hari Minggu pelayanan hanya sampai pukul 12.00 saja karena jumlah wajib pajak pada hari tersebut biasanya tidak banyak.

Pada libur nasional memperingati tahun baru Islam 1 Muharram yang bertepatan dengn hari Kamis (21/9),  Bapenda Sulsel meraup pajak sebesar  Rp 1.058.636.825. (Tsi-Dai-Alim)

Libur Muharram, Samsat se-Sulsel Raup Rp 1 Miliar

MAKASSAR – Pada libur nasional yang jatuh pada 21 September 2017 lalu Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sulsel tetap beroperasi  seperti biasa. Samsat, gerai samsat, samsat keliling, dan layanan unggulan lainnya di 24 kabupaten/kota tetap buka seperti biasa.

Pada tahun baru Islam 1 Muharram tersebut, Bapenda Sulsel meraup pajak sebsar Rp 1 miliar lebih, lengkapnya Rp 1.058.636.825.

“Kita akan memaksimalkan hari libur nasional dengan tetap buka seperti biasa untuk  melayani wajib pajak,” kata Kepala Bapenda Sulsel, Jumat (22/9).

Pelyanan berlangsung normal mulai pukul 08.00-pukul 15.00. Ini dilakukan untuk mengejar target pajak daerah sebesar Rp 3,3 triliun lebih. Selain itu untuk mengurangi jumlah tunggakan pajak kendaraan di Sulsel.(Tsi-Dai-Ilham)

Cek Dana Bagi Hasil, DPRD Lutra ke Bapenda Sulsel

MAKASSAR – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sulsel menerima kunjungan kerja DPRD Luwu Utara, Senin (18/9), di Sekretariat Bapenda Sulsel, Jalan AP Petta Rani Makassar.

Rombongan Luwu Utara dipimpin oleh Ketua DPRD Luwu Utara H. Mahfud Yunus didampingi sejumlah anggota DPRD antara lain Ketua Komisi III Karimuddin, Edi Sudarto, Abd Muis, dan Elvis Mukaddas.

Mereka diterima Kepala Bapenda Sulsel Drs H. Tautoto TR, M.Si didampingi Sekretaris Bapenda Sulsel Kemal Redindo Syahrul Putra MH, Kabid PAD H Burhanuddin SH, Kabid Perencanaan dan Pelaporan Darmayani M.Si, Kabid TSI H. Adhita Sandhya Dharma M.Si, dan sejumlah kepala seksi.

Mahfud mengatakan, kedatangan mereka untuk mengetahui jumlah dana bagi hasil (DBH) yang akan diterima Pemkab Lutra pada tahun 2017 untuk disinkronkan dengan data untuk menyusun RAPBD perubahan 2017 Pemkab Lutra.

Dijelaskan kepala bapenda, hingga Agustus 2017 Pemkab Lutra telah menerima DBH sebesar Rp 28,9 miliar dengan rincian pajak bahan bakar kendaraan bermotor (PBBKB) sebesar Rp 7,8 miliar, pajak kendaraan bermotor (PKB) Rp 5,3 miliar, bea balik nama kendaraan bermotor (BBNKB) Rp 4,6 miliar, air permukaan Rp 46,2 juta, dan pajak rokok Rp 11 miliar.(Tsi-Dai-Ilham)

Bayar Pajak Via ATM, Inovasi  Bapenda di HUT Sulsel

MAKASSAR –  Berbagai inovasi dilakukan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sulsel untuk meningkatkan potensi pendapatan pajak.

Selain menjemput bola dengan mendatangi langsung wajib pajak, Bapenda juga memanfaatkan teknologi perbankan.

Bertepatan dengan HUT Sulsel ke-348  yang akan dipusatkan di Stadion Barombong 19 Oktober mendatang, Bapenda akan meluncurkan  dua inovasi barunya, yakni pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) melalui  anjungan tunai mandiri (ATM) dan pembayaran pajak melalui kartu debit atau electronic data capture (EDC).

Kepala Badan Pendapatan Daerah Sulsel, Drs. H. Tautoto Tana Ranggina M.Si menjelaskan, ke depan pihaknya merancang tiga hingga empat inovasi lagi yang bertujuan untuk memberikan kemudahan kepada wajib pajak dalam membayar pajak kendaraan. Namun yang akan diluncurkan dalam waktu dekat adalah dua inovasi tersebut.

Untuk tahap awal, Bapenda Sulsel  menjalin kerjasama dengan Bank Sulsel untuk transaksi via ATM dan EDC.

“Kami terus mempermatang rencana. Rapat-rapat dengan Bank Sulsel dan pihak kepolisian terus dilakukan agar peluncuran program ini lancar, ” ungkapnya.

Dia melanjutkan, di era digital ini, layanan memang diarahkan pada penggunaan teknologi. Wajib pajak tak perlu lagi datang ke samsat bertemu wajah dengan petugas saat membayar pajak.

“Cukup menggunakan kartu ATM, transaksi bisa dilakukan. Masyarakat juga tidak perlu lagi membayar pajak menggunakan uang tunai yang  berisiko tercecer atau dicopet,” katanya.

Mantan Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Soppeng itu menambahkan, inovasi yang digagas tersebut selain lebih efektif waktu, juga memperkecil peluang terjadinya pungli.

Di tahun 2017 ini, ada beberapa inovasi yang diluncurkan Bapenda untuk memberi kemudahan wajib pajak melaksanakan kewajibannya.

Dua yang sudah berjalan adalah Samsat Care dan Kedai Samsat. Jika EDC diresmikan, maka sudah empat inovasi yang dilakukan tahun ini. Selama memimpin Bapenda, lanjut Toto, sudah 15 inovasi yang diciptakan.

“Dengan inovasi ini, kami mau menyukseskan program pemerintah dalam gerakan non tunai. Jadi kita sudah jalankan perintahnya Pak Presiden, jalankan amanahnya gubernur BI. Saya laksanakan perintahnya gubernur untuk memasyarakatkan gerakan non tunai tersebut, ” katanya.(Tsi-Dai-Alim)

Kepala Bapenda Bawakan Materi Kepemimpinan

Makassar – Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Sulsel Drs H. Tautoto TR, M.Si  membwakan materi kepeimpinan dalam  Pendidikan dan Latihan Kepemimpinan (Diklatpim) Tingkat IV Angkatan 299 Bapenda Sulsel bekerjasama dengan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Sulsel, Senin (11/9), di Sekretariat BPSDM Jalan Sultan Alauddin Makassar.

“Pejabat eselon IV yang memiliki kompetensi kepemimpinan sangat diperlukan dalam upaya mendukung tugasnya  terkait posisinya di pemerintahan, tugasnya dalam rangka pembangunan dan pengabdiannya kepada masyarakat secara berkelanjutan. Tugas pemerintah adalah melayani kepentingan masyarakat dengan meneruskan kerja birokrasi dengan tingkat daya kerja yang lebih efisien dan efektif,” ujarnya.

Sebelumnya saat membuka  diklat, Toto mengingatkan pentingnya acara ini bagi aparatur sipil Negara (ASN). “Aparatur sipil Negara harus terus mengasah kemampuan dalam berbagai bidang, salah satunya melalui diklat kepemimpinan. Kita harus berubah dengan mengikuti perkembangan, jika tidak zaman akan menggilas kita,” ujarnya.

Ia menambahkan, diklatpim IV ini merupakan suatu keharusan bagi seorang ASN sebelum mendapatkan jabatan eselon IV. “Diklatpim ini ibarat SIM bagi seorang ASN sebelum mendapatkan jabatan,” ujarnya.

Diklatpim ini diikuti sebanyak 30 orang peserta yang semuanya berasal dari Bapenda Sulsel. 30 peserta tersebut berasal dari Sekretariat Bapenda Sulsel dan dari berbagai unit pelaksana teknis (UPT) pendapatan dari 24 kabupaten/kota di Sulsel. (Tsi-Dai-Alim)

Kepala Bapenda Sulsel Buka Diklatpim

Makassar – Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Sulsel Drs H. Tautoto TR, M.Si  membuka Pendidikan dan Latihan Kepemimpinan (Diklatpim) Tingkat IV Angkatan 299 Bapenda Sulsel bekerjasama dengan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Sulsel, Senin (11/9), di Sekretariat BPSDM Jalan Sultan Alauddin Makassar.

Diklatpim ini diikuti sebanyak 30 orang peserta yang semuanya berasal dari Bapenda Sulsel. 30 peserta tersebut berasal dari Sekretariat Bapenda Sulsel dan dari berbagai unit pelaksana teknis (UPT) pendapatan dari 24 kabupaten/kota di Sulsel.

Dalam sambutannya saat membuka diklat, Toto mengingatkan pentingnya acara ini bagi aparatur sipil Negara (ASN). “Aparatur sipil Negara harus terus mengasah kemampuan dalam berbagai bidang, salah satunya melalui diklat kepemimpinan. Kita harus berubah dengan mengikuti perkembangan, jika tidak zaman akan menggilas kita,” ujarnya.

Ia menambahkan, diklatpim IV ini merupakan suatu keharusan bagi seorang ASN sebelum mendapatkan jabatan eselon IV. “Diklatpim ini ibarat SIM bagi seorang ASN sebelum mendapatkan jabatan,” ujarnya.

Hadir dalam pembukaan diklatpim ini antara lain Kepala BPSDM Sulsel Ir H Imran Jausi M.Pd dan Kabid Diklat Kepemimpinan Aparatur Drs Ruslan Ismail MM yang juga tampil membawakan sambutan.

Imran mengungkapkan, proyek perubahan yang dihasilkan oleh peserta diklat ini dapat dibukukan  sehingga akan menjadi bahan rujukan atau bahan pelajaran bagi orang lain.

Hadir mendampingi Kepala Bapenda Sulsel dalam diklat ini yakni tiga kepala bidang di bapenda dan sejumlah pejabat bapenda lainnya. Diklat ini berlangsung mulai Senin (11/9/2017) hingga Kamis (28/12/2017).(Tsi-Dai-Alim)

Ultah Sekretaris Bapenda Berlangsung Sederhana

MAKASSAR – Sekretaris Badan Pendapatan Sulsel Kemal Redindo Syahrul Putra MH merayakan hari ulang tahun ke-36, Kamis (7/9), di Aula Kantor Bapenda Sulsel Jl AP Petta Rani Makassar. Gubernur Sulsel DR Syahrul YL SH, M.Si, MH dan Kepala Bapenda Sulsel Drs H. Tautoto TR, M.Si hadir memberikan ucapan selamat.

Perayaan ulang tahun tersebut berlangsung sederhana yang dihadiri Istri dan anak Abang, sapaan Sekretaris Bapenda Sulsel. Seluruh pegawai Sekretariat Bapenda Sulsel juga hadir memberikan semangat.

Gubernur Sulsel meminta Sekretaris Bapenda harus lebih baik lagi ke depan untuk menjadi pribadi yang lebih berkualitas mengingat umur semakin bertambah terus.

Gubernur dua periode ini mengingatkan kepada Abang untuk selalu “menjaga” atasan dan bawahannya seperti yang dilakukan mantan Bupati Gowa dua periode tersebut.

Sementara Kepala Bapenda menilai Kemal Redindo adalah pribadi yang mau belajar dan mempunyai tekad yang kuat dalam melaksanakan pekerjaan yang diberikan.

Saat didaulat untuk memberikan sepatah kata, Abang mengaku tidak menyangka akan diberikan kejutan seperti perayaan ulang tahun ini. “Yang saya tahu dari Istri saya adalah ada makan-makan di kantor, namun saya tidak menyangka dihadiri orang sebanyak ini,” ujarnya di depan Gubernur Sulsel dan hadirin yang hadir.

 

Perayaan ulang tahun diakhiri dengan memberikan ucapan selamat kepada Sekretaris Bapenda dan makan bersama seluruh karyawan.(alim)

Bapenda Sulsel Bagikan Hewan Kurban

 

MAKASSAR – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Sulsel menyembelih dan membagikan daging kurban pada pegawai dan orang yang berhak, Senin (4/9), di Sekretariat Bapenda Sulsel Jl AP Petta Rani Makassar.

Bapenda Sulsel mengurbankan 16 ekor sapi. Enam ekor telah disembeli pada Idul Adha, sisanya sebanyak 10 ekor disembelih di kantor Jl AP Petta Rani Makassar.

Sapi tersebut merupakan sumbangan dari keluarga besar Bapenda Sulsel yakni  Kepala Bapenda Sulsel Drs H. Tautoto TR, M.Si dan keluarga, Sekretaris Bapenda Sulsel Kemal Redindo Syahrul Putra MH bersama keluarga, Sekretariat Bapenda Sulsel, Bidang Teknologi dan Sistem Informasi satu ekor sapi, Bidang Pembinaan dan Pengawasan seekor sapi, dan Bidang Perencanaan dan Pelaporan.

Badan Amil Zakat (BAZ) Bapenda Sulsel, Koperasi Pegawai Bapenda Sulsel, serta pegawai dan keluarga juga berkurban.

Sapi tersebut disembelih disaksikan Kabid TSI H. Adhita Sandhya Dharma AP, M.Si mewakili Kepala Bapenda Sulsel dan Sekretaris Bapenda Sulsel yang sedang tugas keluar kota untuk melakukan sosialisasi pajak daerah.(alim)

Pemeriksa Barang Bapenda Perketat Pengawasan

MAKASSAR – Pemeriksaan pengadaan barang dan jasa di lingkup Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sulawesi Selatan (Sulsel) diperketat untuk menghindari terjadinya kekeliruan atau kesalahan dalam proses pengadaan barang dan jasa di Kantor Bapenda Sulsel.

“Setiap pengadaan barang yang dilakukan oleh rekanan di lingkup Bapenda harus diperketat pemeriksaannya, kami tidak ingin terjadi kesalahan atau kekeliruan yang dapat menimbulkan masalah dikemudian hari,” ujar Hasbullah, Sekretaris Pemeriksa Barang di Bapenda Sulsel, Kamis (31/8).

Mantan Kepala Tata Usaha (KTU) di Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pendapatan Masamba, Kabupaten Luwu Utara, itu menambahkan, pengetatan pemeriksaan barang dilakukan sesuai amanah dari Kepala Bapenda Sulsel agar tidak terjadi kekeliruan, misalnya, ada barang yang tidak sesuai dengan spesifikasi atau mengalami kerusakan.

Kegiatan pemeriksaan kami lakukan sampai ke UPT di daerah, setelah menjalani proses tersebut barulah berita acara pemeriksaan barang ditandatangani, kata Hasbullah yang juga Koordinator Kebersihan Kantor Bapenda Sulsel. (Ilham)

Bapenda Sulsel Kurban 16 Ekor Sapi

MAKASSAR – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Sulsel mengurbankan 16 ekor sapi pada Hari Raya Idul Adha 10 Dzulhijjah 1438 H atau  Jumat 1 September 2017.  Sapi tersebut akan dibagikan kepada orang yang berhak.

Sapi tersebut merupakan sumbangan dari keluarga besar Bapenda Sulsel. Kepala Bapenda Sulsel Drs H. Tautoto TR, M.Si mengurbankan dua ekor sapi, Sekretaris Bapenda Sulsel Kemal Redindo Syahrul Putra MH berkurban satu ekor sapi, Bidang Teknologi dan Sistem Informasi satu ekor sapi, Bidang Pembinaan dan Pengawasan seekor sapi, dan Bidang Perencanaan dan Pelaporan satu ekor sapi.

Badan Amil Zakat (BAZ) Bapenda juga berkurban sebanyak lima ekor sapi, Koperasi Pegawai Bapenda Sulsel satu ekor sapi, serta keluarga pegawai berkurban sebanyak tiga ekor sapi. Pegawai lingkup Sekretariat Bapenda Sulsel juga berkurban satu ekor sapi.

Kasubag Umum dan Kepegawaian Bapenda Sulsel, H Abdul Haris MM, Rabu (30/8), mengatakan, sapi tersebut akan disembelih pada Senin (4/8) atau hari ketiga Lebaran Haji. (ilham)