Libur Natal Tetap Buka, Samsat Mappanyukki Dapat Rp 600 Juta BBN

MAKASSAR– Sejumlah kantor tutup pada Selasa (24/12/2018) yang merupakan Libur Natal. Namun Samsat Mappanyukki tetap memberikan pelayanan kepada wajib pajak.

Pada hari libur tersebut, Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pendapatan Wilayah Makassar I Selatan atau Samsat Mappanyukki berhasil merealisasikan pajak senilai Rp 1,3 miliar dengan rincian Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) sebesar Rp 642 juta lebih dari target harian yang ditetapkan sebesar Rp 447.885.416.

Sementara perolehan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) mencapai Rp.719.174.900 dari target harian yang ditetapkan Rp.515.416.942.

Kepala UPT Pendapatan Wilayah Makassar I Selatan, Bustanul Arifin, mengatakan, selain samsat induk, ia juga membuka layanan unggulan seperti biasa yakni Drive Thru Pettarani, samsat keliling, dan sejumlah kedai samsat.

“Alhamdulillah, kami bersama pihak kepolisian dan Jasa Raharja tetap berupaya memberikan pelayanan ekstra pada masyarakat yang ingin membayar pajak kendaraan. Syukur layanan tambahan ini banyak diminati masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, bukan hanya pada hari libur nasional, pada hari Sabtu dan Minggu samsat juga tetap buka hanya saja jam operasionalnya lebih singkat dengan disbanding hari biasa.(*)

 

Dua Jam di Bawakaraeng, Samsat Makassar Dapat Rp 87 Juta

Makassar – Hanya dua jam melakukan razia pajak kendaraan bermotor (PKB) di Jalan Gunung Bawakaraeng Makassar, Jumat (20/12/2019), Samsat Makassar I berhasil mengumpulkan pendapatan asli daerah (PAD) sebesar Rp 87 juta.

Razia PKB yang digelar Unit Pelaksana Teknis Pendapatan Wilayah Makassar I Selatan atau Samsat Mappanyukki ini dibantu Satlantas Polrestabes Makassar, Jasa Raharja, dan Denpom XIV Hasanuddin. Razia dilakukan untuk mengoptimalkan PAD Sulsel menjelang akhir Desember 2019.

Kepala UPT Makassar I Selatan Bustanul Arifin, mengatakan, pada razia itu terjaring 75 unit kendaraan, sebanyak 34 unit ditilang, sebanyak 41 unit membayar PKB di tempat senilai Rp 87.832.275.

“Petugas juga menyita tiga pasang plat gantung dari kendaraan roda empat,” katanya.

Bustanul menambahkan, razia akan digelar lagi Sabtu (21/12/2019) hingga akhir tahun 2019. Ini dilakukan untuk mengingatkan masyarakat Makassar agar membayar PKB tepat waktu.

“Setiap melakukan kegiatan penertiban PKB, kami selalu membawa samsat keliling. Masyarakat dapat langsung membayar PKB di tempat,” katanya.(*)

 

Razia Lagi, Samsat Makassar Jaring 83 Kendaraan Tunggak Pajak

 

Makassar – Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pendapatan Wilayah Makassar I Selatan atau Samsat Mappanyukki kembali menggelar razia pajak kendaraan bermotor, Senin (16/12) di Jalan Hertasning Makassar.

Dikawal Denpom XIV Hasanuddin Makassar dan Polrestabes Makassar, petugas menemukan 83 unit kendaraan menunggak pajak, terdiri dari kendaraan roda dua sebanyak 34 unit dan kendaraan roda empat sebanyak 59 unit.

Kepala UPT Makassar I Selatan Bustanul Arifin mengatakan, pada razia tersebut sebanyak 63 pemilik kendaraan langsung membayar pajak kendaraan bermotor (PKB) di tempat, 18 unit kendaraan roda dua dan 45 unit kendaraan roda empat.

“Total yang membayar pajak kendaraan di tempat sebanyak 63 unit dengan total senilai Rp 156.812.588,” katanya.

Ia menambahkan, petugas juga menilang 30 orang pemilik kendaraan, kendaraan roda dua sebanyak 16 unit dan kendaraan roda empat sebanyak 14 unit. Mereka ditilang karena tidak membawa SIM, STNK, atau tidak melakukan pengesahan STNK.

Dalam penertiban ini, petugas juga mengamankan dua unit plat gantung yang berasal dari kendaraan roda empat.

Bustanul mengimbau masyarakat agar membayar pajak tepat waktu untuk menghindari denda pajak bulanan.

Selain di samsat, tambahnya, masyarakat dapat membayar pajak di kedai samsat, samsat keeling, atau di Indo Maret dan Alfa Group.(*)

 

 

Samsat Makassar Razia, 109 Kendaraan Terjaring

Makassar – Siapkan surat kendaraan Anda yang telah disahkan karena Samsat Makassar akan terus menggelar razia pajak kendaraan bermotor di bulan ini. Rabu (10/12), Unit Pelaksana Teknis Pendapatan Wilayah Makassar I Selatan menggelar razia PKB.

Dalam razia yang digelar di Jalan Hertasning Baru itu, petugas menjaring 109 unit kendaraan yang belum membayar PKB. Terdiri dari kendaraan roda dua sebanyak 45 unit dan kendaraan roda empat sebanyak 64 unit, kata Kepala UPT Makassar I Selatan Bustanul Arifin.

Sebanyak 63 kendaraan ditilang oleh Polisi Lalu Lintas Polrestabes Makassar karena tidak membawa SIM dan belum melakukan pengesahan STNK. Petugas juga menyita dua unit sepeda motor dan lima unit plat gantung kendaraan roda empat.

Dalam razia itu sebanyak 55 pemilik kendaraan memilih melunasi pajak kendaraanya dengan total senilai Rp 138.409.680.

Razia ini akan terus digelar di Makassar. Sejumlah samsat lain di Sulsel juga terus menggelar razia pajak untuk mengingatkan masyarakat agar membayar pajak tepat waktu. Antara lain Samsat Selayar dan Samsat Toraja. (*)

Razia di Hertasning, Samsat Mappanyukki Raup Rp 152 Juta

Makassar – Unit Pelaksana Teknis Pendapatan Wilayah Makassar I Selatan atau Samsat Mappanyukki semakin gencar turun ke jalan untuk mengingatkan masyarakat agar membayar pajak kendaraan tepat waktu. Samsat akan menggelar razia hingga akhir tahun.

Selasa (3/12/2019), Samsat Mappanyukki dibantu Satlantas Polrestabes Makassar, Denpom XIV Hasanuddin, dan Jasa Raharja kembali turun ke Jalan Letjen Hertasning Makassar.

Dalam razia tersebut petugas gabungan menemukan 116 unit kendaraan yang belum membayar pajak kendaraan meliputi kendaraan roda dua sebanyak 37unit dan kendaraan roda empat sebanyak 79 unit.

Dari jumlah tersebut petugas menilang 49 pemilik kendaraan karena tidak membawa SIM atau STNK, serta tidak melakukan pengesahan STNK.  Petugas juga mengamankan satu unit sepeda motor karena tidak dilengkapi dengan SIM dan STNK.

Kepala UPT Makassar I Selatan, Bustanul Arifin, mengatakan, sebanyak 67 pengendara memilih membayar pajak di tempat yang terbagi dalam kendaraan roda dua 17 unit dan kendaraan roda empat 50 unit.

Total pemasukan pajak ke kas daerah sebesar Rp 152.422.020 yang berasal dari kendaraan asal Makassar senilai Rp 77.950.860 dan luar Makassar senilai Rp 74.471.160.

Bustanul mengatakan, razia akan kembali dilaksanakan pada pekan depan hingga akhir Desember di sejumlah titik yang telah ditentukan. Namun ia enggan menyebut titik tersebut.

Ia berharap masrarakat aktif membayar pajak karena pajak tersebut akan dikembalikan kepada mereka dalam bentuk pembangunan.(*)

 

Samsat Mappanyukki Hadir di Trans Studio Mall

  • Buka Jam 1 Siang hingga Jam 10 Malam

Makassar – Samsat Mappanyukki semakin mendekatkan diri dengan wajib pajak dengan membuka pelayanan di Trans Studio Mall Makassar. Sambil belanja, masyarakat dapat mengecek jumlah tagihan pajak kendarannya atau langsung membayarkan pajaknya di samsat keliling .

Samsat hadir untuk memeriahkan pameran otomotif  bertajuk Trans Autovaganza 2019 yang digelar mulai 27 November hingga 8 Desember 2019.

Kepala UPT Pendapatan Wilayah Makassar I Selatan, Bustanul Arifin, mengatakan, pelayanan tambahan ini digelar untuk memberikan kemudahan pada masyarakat dalam membayar pajak kendaraan.

https://www.instagram.com/p/B5aNuhiHjHd/

“Kami melayani pembayaran pajak kendaraan tahunan yang biasa juga disebut perpanjangan STNK. Kami tidak melayani penggantian plat. Untuk penggantian plat silahkan mengurusnya di samsat asal kendaraan,” ujarnya.

Pameran otomotif tahunan ini digelar Trans Studio Mall Makassar di Central Atrium & Atrium Trans Square Trans Studio Mall Makassar.

Peserta pameran ini antara lain BMW, Honda, Toyota, Mitsubishi, Benelli, Suzuki, Yamaha, Mazda, dan Wuling.(*)

Samsat Mappanyukki Raup Pajak Rp 71 Juta di Tanjung Bunga

Makassar – Unit Pelaksana Teknis Pendapatan Wilayah Makassar I Selatan atau Samsat Mappanyukki semakin gencar turun ke jalan untuk mengingatkan masyarakat agar membayar pajak kendaraan tepat waktu.

Jumat (29/11/2019), Samsat Mappanyukki dibantu Satlantas Polrestabes Makassar, Denpom XIV Hasanuddin, dan Jasa Raharja kembali turun ke Jalan Metro Tanjung Bunga Makassar.

Dalam razia tersebut petugas gabungan menemukan 65 unit kendaraan yang belum membayar pajak kendaraan meliputi kendaraan roda dua sebanyak 31 unit dan kendaraan roda empat sebanyak 34 unit.

Dari jumlah tersebut petugas menilai 36 pemilik kendaraan karena tidak membawa SIM atau STNK, serta tidak melakukan pengesahan STNK.  Petugas juga mengamankan satu unit sepeda motor karena tidak dilengkapi dengan SIM dan STNK.

Kepala UPT Makassar I Selatan, Bustanul Arifin, mengatakan, sebanyak 29 pengendara memilih membayar pajak di tempat yang terbagi dalam kendaraan roda dua 10 unit dan kendaraan roda empat 19 unit.

Total pemasukan pajak ke kas daerah sebesar Rp 71.032.035 yang berasal dari kendaraan asal Makassar senilai Rp 21.602.760 dan luar Makassar senilai Rp 49.429.275.

Bustanul mengatakan, razia akan kembali dilaksanakan pada pekan depan hingga akhir Desember di sejumlah titik yang telah ditentukan. Namun ia enggan menyebut titik tersebut.

Ia berharap masrarakat aktif membayar pajak karena pajak tersebut akan dikembalikan kepada mereka dalam bentuk pembangunan.(*)

Samsat Mappanyukki Raup Pajak Rp 100 Juta di Pantai Losari

Makassar – Unit Pelaksana Teknis Pendapatan (UPTP) Wilayah Makassar I Selatan dibantu Satlantas Polrestabes Makassar, Jasa Raharja, dan Denpon XIV Hasanuddin Makassar kembali menggelar penertiban pajak kendaraan, Kamis (21/11/2019), di Jalan Penghibur Makassar.

Dalam razia tersebut, general manager sebuah hotel ternama di Makassar terjaring razia pajak kendaraan. Ia terjaring razia pajak kendaraan bermotor (PKB) di sekitar hotelnya. Ia pun langsung membayar pajak kendaraannya di samsat keliling yang menyertai razia tersebut.

Kepala UPT Pendapatan Wilayah Makassar I Selatan, Bustanul Arifin, mengatakan, masyarakat Makassar sebenarnya taat pajak namun sering lupa membayar pajak.

“Warga Makassar dan sekitarnya sebenarnya taat pajak, buktinya mereka langsung membayar pajak kendaraan saat kami ingatkan pada penertiban pajak.” Ujarnya.

Dalam razia tersebut petugas berhasil mengumpulkan pajak kendaraan sebesar Rp 106.275.443. Istimewanya, pembayaran PKB sebesar Rp 62.885.220 berasal dari pembayaran pajak kendaraan luar Makassar. Sedangkan pembayaran PKB kendaraan asal Makassar sebesar Rp 43.390.223.

Total kendaraan yang ditemukan tidak membayar pajak kendaraan sebanyak 109 unit meliputi kendaraan roda dua sebanyak 51 unit dan kendaraan roda empat sebanyak 58 unit.

Jumlah kendaraan yang ditilang oleh petugas  sebanyak 63 unit terdiri dari kendaraan roda dua sebanyak 31 unit dan kendaraan roda empat sebanyak 32 unit. Mereka ditilang karena berbagai sebab, antara lain, karena tidak membawa SIM dan STNK serta tidak mengesahkan STNK di samsat.

Saat razia, petugas nyaris ditabrak oleh ibu-ibu pengendara roda empat. Ia menolak berhenti dengan lasan buru-buru menjemput anaknya yang pulang sekolah. Alasan lainnya, ia telah di tahan oleh petugas sebelum Appu menahannya. Ia berteriak-teriak histeris saat menjelaskan hal tersebut.

Setelah dikepung petugas kepolisian, ibu itu akhirnya berhenti. Setelah berbicara baik-baik dan diperiksa ulang, ibu akhirnya dipersilakan melanjutkan perjalanan.

Bustanul menambahkan, pihaknya akan terus menggelar razia pajak kendaraan hingga akhir tahun untuk mengingatkan masyarakat agar membayar pajak tepat waktu.(*)

Samsat Mappanyukki Razia dengan Satlantas-Denpom

Makassar – Unit Pelaksana Teknis Pendapatan Wilayah Makassar I Selatan kembali mencari penunggak pajak kendaraan di Jalan Gunung Bawakaraeng Makassar, Selasa 19 November 2019. Razia hari kedelapan dipimpin Kepala UPT Makassar I Selatan Bustanul Arifin.

Saat razia, petugas Kepolisian dari Polrestabes Makassar menemukan 102 kendaraan yang belum membayar pajak kendaraan yang terdiri dari 37 unit kendaraan roda dua dan 65 unit kendaraan roda empat.

Petugas Satlantas Polrestabes Makassar yang didampingi Denpom Hasanuddin juga menilang 54 unit kendaraan yang terdiri dari 17 unit kendaraan roda dua dan 37 unit kendaraan roda empat. Mereka ditilang karena pengendaranya tidak dilengkapi dengan bukti-bukti kepemilikan seperti STNK serta SIM.

Dalam penertiban ini petugas menyita dua unit sepeda motor dan plat gantung kendaraan. Sepeda motor itu kini diamankan di Polrestabes Makassar.

Kepala UPT Makassar I Selatan Bustanul Arifin mengatakan, dalam razia tersebut sebanyak 48 unit kendaraan bermotor memilih membayar pajak di tempat yang terdiri dari kendaraan roda dua sebanyak 20 unit dan kendaraan roda empat sebanyak 28 unit senilai Rp 87.112.305.

Bustanul menegaskan pihaknya akan terus menggelar razia pajak hingga Desember 2019 untuk mengingatkan wajib pajak agar membayar pajak tepat waktu.

Ia menambahkan, pajak yang dibayarkan tersebut akan digunakan untuk membangun program Pemprov Sulsel seperti infrastruktur, membiayai program kesehatan, dan lainnya.(*)

 

 

Razia di Metro Tanjung Bunga Samsat Mappanyukki Raup 124 Juta

Makassar – Satlantas Polrestabes Makassar dan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pendapatan Wilayah Makassar I Selatan kembali menggelar Operasi Zebra hari ke 13 di Jalan Metro Tanjung Bunga Makassar, Senin (4/11/2019).

Dalam razia tersebut petugas menjaring 111 kendaraan yang belum membayar pajak kendaraan bermotor (PKB). Terdiri dari 51 unit kendaraan roda dua dan 60 unit kendaraan roda empat, kata Kepala UPT Pendapatan Makassar I Selatan Bustanul Arifin.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 53 unit kendaraan bermotor memilih membayar PKB di tempar senilai Rp 124.486.764 yang berasal dari pembayaran kendaraan asal Makassar senilai Rp 56.710.485 dan kendaraan luar Makassar senilai Rp 124.486.764.

Sebanyak 58 unit kendaraan ditilang yang terdiri dari kendaraan roda dua sebanyak 30 unit dan kendaraan roda empat sebanyak 28 unit. Mereka ditilang karena berbagai sebab antara lain tidak membawa SIM, STNK, atau tidak melakukan pengesahan STNK.

Razia yang dibantu Polisi Militer dan Jasa Raharja Makassar ini juga mengamankan dua unit sepeda motor dan satu pasang plat gantung milik kendaraan roda empat. Sepeda motor itu kini dibawa ke MarSatotu

Bustanul mengatakan, razia ini akan terus dilakukan hingga akhir Desember untuk mengingatkan masyarakat agar membayar pajak tepat waktu.

Menurutnya, banyak masyarakat yang mau membayar pajak setelah diingatkan, terbukti banyak yang membayar pajak di tempat.(*)

https://www.instagram.com/p/B4b0mICH1pa/